Showing posts with label materi ipa. Show all posts
Showing posts with label materi ipa. Show all posts

OBAT PENCEGAH VIRUS COVID-19 #CORONA #WUHAN #CHINA



Semakin meluasnya penyebaran virus Corona atau Covid-19 di dunia, Guru Besar Biologi Molekuler berasal dari Universitas Airlangga yuang bernama Prof. Dr. drh. Chaerul Anwar Nidom. Ia mengatakan dan menyebutkan rempah-rempah seperti jahe, kunyit, dan temulawak bisa mencegah penyebaran virus mematikan itu  tersebut. 

Menurut dia, bahan alami itu jika dikonsumsi dengan rutin, bisa mencegah serangan virus Corona masuk ke dalam tubuh kita.

"Virus corona itu ada dua macam, yang low pathogenic dan high pathogenic. Bisa untuk menghambat badai sitokin di paru-paru itu bahan-bahan curcumin, adanya pada jahe, kunyit, temulawak, biasanya pakai untuk bumbu masak atau minuman segar,” kata Chaerul Anwar Nidom. 

Dengan memperbanyak mengkonsumsi bahan dari Curcumin itu, tentu bisa mencegah serangan virus Covid-19. 

Berikut ini Daftar rangkumkan manfaat Jahe, kunyit dan temulawak sebagai obat alami yang bisa menangkal juga mencegah virus corona. 

1. Jahe

Jahe itu mengandung senyawa gingerol yang punya kemampuan melawan inflamasi dan menetralkan asam lambung kita. Jika dikonsumsi secara rutin, jahe bisa meningkatkan imun bagi tubuh dan melawan infeksi. 

Pencegahan dari virus corona bisa menggunakan jahe karena fungsi rempah tersebut bisa meningkatkan daya tahan tubuh. Sehingga, Tubuh Anda tidak mudah terserang penyakit apa pun, termasuk virus Covid-19. 



2. Kunyit

Kunyit juga sangat bisa dijadikan obat alami menyembuhkan beberapa penyakit dan meningkatkan daya tahan tubuh. Kandungan yang aktif curcumin itu bersifat antioksidan dan zat antiinflamasi yang bermanfaat untuk meningkatkan resistensi sel terhadap kerusakan infeksi, peradangan, mencegah beberapa penyakit degeneratif, dan lain sebagainya. 

Kunyit memang sudah lama di Indonesia dijadikan sebagai jenis tanaman obat-obatan karena ampuh menyembuhkan sejumlah penyakit. Sehingga, dimanfaatkan bahan dapur ini sudah banyak dirasakan oleh masyarakat. 


3. Temulawak

Temulawak dikenal juga sebagai tanaman obat-obatan yang dapat menyembuhkan beberapa penyakit. Hal itu dikarenakan pada bahan alami tersebut mengandung mineral, nutrisi, kurkuminoid, minyak atsiri, pati, protein, lemak, dan selulos. 

Dengan kandungannya yang dimiliki temulawak, obat herbal ini juga dapat dipergunakan oleh semua kalangan yang ingin hidup sehat. Jadi, disarankan masyarakat jangan meragukan khasiat dari tanaman temulawak ini.

Mungkin itu saja yang bisa saya sampaikan, mudah-mudahan tullisan ini dapat membantu berkurangnya penyebaran Virus Covid-19.
Read More »

Limbah padat, perngertian dan cara penanganannya.

Limbah padat adalah hasil buangan yang berbentuk padatan, lumpur atau juga bubur yang asalnya dari proses pengolahan. Selain itu juga,limbah padat juga dapat berasal dari berbagai aktivitas industri serta domestic.


Biasanya limbah domestik tersebut berupa limbah padat dari hasil sisa buangan rumah tangga, kemudian yang lainnya juga limbah padat dari kegiatan perdagangan, peternakan, perkantoran, pertanian serta dari tempat-tempat umum lainnya yang menghasilkan sisa buangan berupa barang yang padat. Beberapa contoh limbah lainnya padat seperti limbah kertas, karet, kain, kayu, kulit tiruan, kaca atau gelas, plastik, atau juga kulit telur serta masih banyak lagi.



Cara Penanganan Limbah Padat

Untuk meminimalisirnya limbah padat dalam pelaksanaan pembangunan berkelanjutan sehingga menghemat pengeluaran sumber daya alam maupun pembangunan nantinya akan menambahkan manfaat dan sumber daya alamnya. jadi, cara menghemat sumber daya alam yang sudah ada dan mengolah sampah padat bisa dilakukan dengan cara 4R yaitu sebagai berikut : Replace, Reduce, Reuse, dan Recycle.

1. Replace


Cara ke satu adalah replace. replace adalah usaha untuk dalam mengurangi pencemaran menggunakan barang-barang ramah lingkungan. Contohnya saja memanfaatkan sebuah daun untuk pembungkus dibandingkan dengan plastik, kemudian mengganti kantong plastik yang sulit hancur dengan plastic biodegradable yakni plastik yang ramah lingkungan.

2. Reduce


Kedua reduce, Reduce adalah usaha untuk mengurangi pencemaran yang akan dilakukan dengan cara memanfaatkan barang-barang ramah lingkungan. Misalnya saja anda membawa tas belanja dari rumah ketika akan berbelanja, kemudian lagi membeli isi ulang deterjen, dan pelembut pakaian, isi ulang minyak goreng, atau membeli kebutuhan sehari hari pada kemasan besar maupun lainnya.

3. Recycle


Ketiga adalah Recycle. Recycle adalah salah satu usaha untuk mengurangi pencemaran lingkungan dengan menggunakan cara mendaur ulang berbagai jenis sampah melalui teknologi serta penanganannya dengan cara khusus. Pada Umumnya proses ini akan dilakukan oleh pabrik ataupun industri dan dijadikan menjadi sebuah suatu produk lain yang bisa dimanfaatkannya lagi bahkan bisa dijual kembali untuk mendapatkan keuntungan dari bahan baku yang sudah didaur ulangnya, kita sudah mengetahui banyak barang dari hasil daur ulang yang dapat kembali dijualo untuk digunakan lagi manfaatnya yang lain. Beberapa jenis limbah padat yang bisa di recycle ataupun di daur ulang, ialah plastik bekas yang bisa didaur ulang lagi menjadi sebuah ember, kemudian menjadi gantungan baju, maupun pot tanaman.

4. Reuse


Selanjutnya yang terakhir adalah Reuse adalah merupakan suatu usaha dalam mengurangi pencemaran lingkungan menggunakan cara serta memanfaatkan kembali barang-barang bekas yang seharusnya dibuang. Misalnya saja untuk memanfaatkan botol ataupun kaleng bekas untuk wadah, kemudian memanfaatkan kain perca dan membuatnya menjadi keset maupun lainnya.
Begitulah pembahasan mengenai sampah padat yang bisa dijadikan sebagai referensi anda, ataupun penambah pengetahuan bagi anda. Lebih baik meminimalisirnya dan memanfaatkan barang bekas daripada menimbulkan limbah padat yang bisa menimbulkan kerusakan lingkungan bagi kita . Semoga bermanfaat. 
Baca Juga Informasi Lengkap Lainnya :  penaganan-limbah-padat-cair-dan-gas

Read More »

Contoh dari limbah anorganik


Limbah anorganik adalah sisa limbah atau sampah yang tidak dapat diuraikan kembali, oleh bakteri atau dekomposer. Contoh dari limbah anorganik tersebut diantaranya yaitu :

1. sisa dari sabun cuci
2. sampah pada kantong pelastik
3. sisa kain yang sudah tidak dapat digunakan lain
4. limbah yang dihasilkan oleh pabrik
5. limbah dari minyak
6. sampah botol plastik bekas minuman
7. sampah yang berasal dari logam

Namun ada beberapa contoh dari sisa limbah anorganik yang dapat didaur ulang atau diuraikan kembali, seperti misalnya sisa botol plastik yang dapat dimanfaatkan menjadi berbagai macam kerajinan tangan. Atau sisa dari logam besi, baja, dan logam lainnya yang dapat dilebur kembali dan digunakan untuk peralatan lainnya.

Jenis limbah anorganik yang tidak dapat diuraikan atau dimanfaatkan kembali adalah limbah pabrik, karena limbah pabrik merupakan jenis limbag anorganik yang berbahaya bagi kesehatan manusia. Sampai saat ini jenis limbah pabrik yang mencemari lingkungan adalah limbah pabrik cair. Limbah pabrik lainnya yang juga berbahaya adalah limbah gas yang dapat merusak banyak spesies.

Limbah organik merupakan jenis limbah yang masih dapat diuraikan kembali oleh suatu bakteri tertentu. Pengertian limbah organik secara umum adalah berbagai macam sisa aktivitas pada manusia, hewan dan juga tumbuhan. Limbah atau sampah organik dapat diuraikan kembali, contohnya kotoran manusia atau hewan yang dapat dijadikan sumber gas.

Gas tersebut bisa menjadi salah satu alternatif energi gas yang dapat digunakan kembali sebagai salah satu kebutuhan rumah tangga, misalnya saja untuk memasak. Atau dapat diolah menjadi pupuk kompos yang fungsinya untuk menyuburkan tanaman. Bahkan sudah terbukti secara akurat bahwa pupuk kompos dapat dari limbah pabrik atau kotoran akan menghasilkan tanaman yang baik.

Berikut ini beberapa contoh dari limbah organik, diantaranya sebagai berikut :

1. Dedaunan
2. Kulit telur
3. Kulit pohon
4. Kotoran hewan
5. Kotoran manusia
6. Sisa-sisa sayuran
7. Tulang hewan
Read More »

5 karakteristik yang terdapat pada kimia limbah



Sedangkan dari itu karakteristik yang ada dan terdapat pada bahan kimia limbah diantaranya yaitu :

1. Bahan organik
pertama bahan Organik Karakteristik limbah yang satu ini dapat dilihat dari bahan kimia yang berupa bahan organik. Air limbah itu mengandung bahan organik berupa bahan protein sebesar 65%, terdapat kandungan karbohidrat ini sebesar 70%, dan juga terdapat kandungan lemak atau minyak sebesar 10%. Lemak yang terdapat dalam limbah domestik itu yang biasanya itu asal muasalnya berasal dari sisa-sisa makanan.

2. BOD atau Biologycal Oxygen Demand
yang kedua BOD, BOD adalah jumlah oksigen yang dibutuhkan oleh mikro organisme di dalam lingkungan air, buat mengubah bahan-bahan organik yang terdapat di dalam lingkungan air yang sama terkaitnya. Air buangan itu yang terdapat di BOD akan sangat berbahaya jika dibuang secara langsung.

3. DO atau Dissolved Oxygen
DO atau oksigen itu adalah yang terlarut, merupakan suatu kebutuhan dasar yang akan menyokong sebuah kehidupan tanaman dan juga hewan yang ada di dalam air. Air mempunyai kemampuan untuk menyediakan oksigen untuk kelangsungan hidup, setiap makhluk hidup itu yang ada di dalamnya seperti halnya di dalam lautan.

4. COD atau Chemical Oxygen Demand
COD yaitu merupakan jumlah oksigen yang dibutuhkan untuk mengoksidasi bahan-bahan organik yang dapat dilihat secara kimiawi.Bahan Yang di dalamnya terdapat air yang sempurna, agar bahan tersebut dapat berubah menjadi sebuah bentuk lainnya secara alami.

5. pH
PH atau bisa disebut dengan Derajat keasaman adalah suatu ukuran yang menunjukan sebuah kadar asam dan basa di dalam suatu larutan. saat air limbah yang Demiliki derajat keasaman yang tidak netral maka hal itu akan menimbulkan sebuah limbah yang sangat berbahaya. Apabila ada sebuah perubahan keasaman yang terjadi pada sebuah air limbah, maka derajat keasaman akan mulai naik dan dapat mengganggu sebuah ekosistem air yang terdapat di lingkungan.

Pengertian limbah, karakteristik limbah, limbah anorganik, limbah organik, limbah padat, limbah cair, limbah rumah tangga, limbah b3, limbah industri, pengelolaan limbah, dll.

Read More »

Pengertian LIMBAH DOMESTIK dan Pemanfaatannya



Sebelum saya membahas tentang limbah domestik ada baiknya kita mengetahui apa itu pengertian limbah domestik, Oke ini dia pengertiannya. Limbah domestik adalah suatu limbah yang dihasilkan dari kegiatan rumah tangga. atau limbah yang dihasilkan oleh keluarga kalian khususnya yang biasa di kegiatan rumah tangga yaitu Ibu kita. Limbah domestik itu terdapat 2, yaitu limbah cair dan limbah padat.

Limbah domestik Cair adalah limbah yang dihasilkan dari kegiatan rumah tangga yang berupa zat cair. Contoh dari Limbah Cair tersebut adalah air sisa cucian yang mengandung deterjen, kotoran manusia, dan air sisa mandi manusia. Sedangkan,

Limbah domestik Padat adalah Limbah yang dihasilkan dari kegiatan rumah tangga berupa zat padat. Contoh dari limbah padat tersebut adalah sampah yang setiap hari yang dibuang oleh manusia yakni plastik, kardus dan barang yang sudah tidak bisa digunakan oleh manusia dan menjadi sampah yang dapat mencemari lingkungannya.
 setelah mengetahui pengertian tersebut pasti kalian sudah terbayangkan apa aja sih limbah domestik tersebut.

setelah kita mengetahui pengertiannya, mari kita lanjut. Mengenai siapa saja sih yang menghasilkan limbah domestik itu. dari pengertian diatas kita sudah mengetahui siapa saja penghasil dari limbah domestik itu. Ya, benar dikeluarga itu terlibat semuanya yang terdiri dari anak, ayah dan ibu. bukan masalah siapa yang sering menghasilkan limbah tersebut melainkan yang terlibat di dalamnya. bukan hanya karena limbah tersebut juga, limbah tersebut dihasilkan karena ada yang dihasilkan dimanfaatkan oleh keluarga tersebut sehingga dihasilkan limbah domestik tersebut.

Limbah domestik dapat menggangu ekosistem lainnya karena jika terakumulasi dan menjadi satu bagian dalam jumlah besar dapat mengakibatkan terganggunya ekosistem lainnya. Seperti contohnya kelestarian ekosistem sungai yang berada di daerah tersebut. Selain terganggunya ekosistem keindahan tata ruang di suatu daerah menjadi tidak baik. dari segi kebersihan dan keindahannya.

limbah domestik paling banyak dihasilkan dipemukiman yang dihuni oleh banyak keluarga, biasanya padat penduduk di daerah perkotaan.

Untuk mencegah terjadinya kekumuhan dan terganggunya ekosistem lain, ada baiknya dalam penggunaan yang menghasiklkan limbah domestik bisa digunakan secara bijaksana lagi atau mendaur ulang limbah domestik agar bisa lagi digunakan kembali dan lebih bermanfat lagi. dan jangan lupa untuk meningkatkan kesadaran terhadap kepedulliannya kelestarian lingkungan. Jika lingkungan indah dan aman keluarga juga terjamin keamanan dan kenyamanannya.

Selain menanamkan kepedulian terhadap lingkungan limbah padat juga dapat sudah banyak cara pemanfaatannya, seperti membuat kerajinan dari kardus, kantong plastik bekas bungkus kopi menjadi tas dan banyak lainnya.

Read More »

POLUSI


(tolong klik "join this site" terlebih dahulu :) thanks before)


Polusi atau pencemaran lingkungan adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat energi, dan atau komponen lain ke dalam lingkungan, atau berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam sehingga kualitas lingkungan turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan menjadi kurang atau tidak dapat berfungsi lagi sesuai dengan peruntukannya (Undang-undang Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup No. 4 Tahun 1982).
Zat atau bahan yang dapat mengakibatkan pencemaran disebut polutan. Syarat-syarat suatu zat disebut polutan bila keberadaannya dapat menyebabkan kerugian terhadap makhluk hidup. Contohnya, karbon dioksida dengan kadar 0,033% di udara berfaedah bagi tumbuhan, tetapi bila lebih tinggi dari 0,033% dapat rnemberikan efek merusak.
Suatu zat dapat disebut polutan apabila:
1. jumlahnya melebihi jumlah
normal
2. berada pada waktu yang tidak
tepat
3. berada pada tempat yang tidak
tepat


Sifat polutan adalah:
1. merusak untuk sementara, tetapi bila telah bereaksi dengan zat
lingkungan tidak merusak lagi

2. merusak dalam jangka waktu lama.

Contohnya Pb tidak merusak bila konsentrasinya rendah. Akan tetapi
dalam jangka waktu yang lama, Pb dapat terakumulasi dalam tubuh
sampai tingkat yang merusak.

POLUTAN

Polutan atau bahan pencemaran adalah bahan/benda yang menyebabkan pencemaran, baik secara langsung maupun tidak langsung, seperti sampah. Polutan terjadinya jika suatu lingkungan tercemar atau kotor karena adanya suatu zat yang dapat mengurangi kualitas tempat tersebut. Selain itu polutan terjadi karena terjadinya suatu perpindahan antara gaya tarik degan zat tersebut. Suatu zat atau bahan dapat disebut sebagai zat pencemar atau polutan apabila zat atau bahan tersebut mengalami hal-hal sebagai berikut.

1. Jumlahnya melebihi jumlah normal/ambang batas.
2. Berada pada tempat yang tidak semestinya.
3. Berada pada waktu yang tidak tepat.

Secara sifat, polutan dapat dibedakan menjadi 4, yaitu:
  1. polutan fisik yaitu polutan yang fisiknya mencemarkan lingkungan. Contohnya: pecahan botol, pecahan keramik, besi tua.
  2. polutan kimiawi yaitu polutan yang berbentuk senyawa kimia baik senyawa sintetis maupun yang alami, yang karena konsentrasinya cukup tinggi sehingga dapat menimbulkan pencemaran. Contohnya: gas CO, CO2, SO4, logam Pb(timbal), merkuri.
  3. polutan biologis yaitu polutan yang berbentuk makhluk hidup yang dapat menimbulkan pencemaran. Contohnya: bakteri E.Coli, tumbuhan gulma, dan sebagainya.
  4. polutan sosial budaya yaitu polutan yang dapat berbentuk perilaku atau hasil budaya yang tidak sesuai dengan norma sosial budaya setempat, sehingga mengganggu kehidupan sosial budaya masyarakat. Contohnya: anak-anak yang tawuran di daerah sekitar masyarakat.

Macam-macam PolutanBerdasarkan sifatnya, polutan dapat dibedakan menjadi  2 (dua), yaitu:
1.       Polutan biodegredable adalah polutan yang dapat diuraikan oleh proses alam. Contoh: kayu, kertas, bahan, sisa makanan, sampah, dedaunan, dan Iain-Iain.
2.       Polutan non biodegredable adalah polutan yang tidak dapat diuraikan oleh proses alam sehingga akan tetap berada pada lingkungan tersebut untuk jangka waktu yang sangat lama. Contoh: gelas, kaleng, pestisida, residu radioaktif, dan logam toksik.

Berdasarkan wujudnya, polutan dapat dibedakan menjadi3 (tiga), yaitu:
1.       Polutan padat, misalnya kertas, kaleng, besi, logam, plastik, dan Iain-Iain.
2.       Polutan cair, misalnya tumpahan minyak, pestisida, detergen, dan sebagainya.
3.       Polutan gas, misalnya CFC, karbon dioksida, karbon monoksida, metana, dan Iain-Iain.

Perbedaan Polutan Udara Primer dan Polutan Udara Sekunder


Read More »

LIMBAH

(tolong klik "join this site" terlebih dahulu :) thanks before)

Limbah atau sampah yaitu limbah atau kotoran yang dihasilkan karena pembuangan sampah atau zat kimia dari pabrik-pabrik. Limbah atau sampah juga merupakan suatu bahan yang tidak berarti dan tidak berharga, tapi kita tidak mengetahui bahwa limbah juga bisa menjadi sesuatu yang berguna dan bermanfaat jika diproses secara baik dan benar. Limbah atau sampah juga bisa berarti sesuatu yang tidak berguna dan dibuang oleh kebanyakan orang, mereka menganggapnya sebagai sesuatu yang tidak berguna dan jika dibiarkan terlalu lama maka akan menyebabkan penyakit padahal dengan pengolahan sampah secara benar maka bisa menjadikan sampah ini menjadi benda ekonomis.
Baku Mutu Lingkungan (BML)
                Semua kegiatan ataupun aktifitas manusia baik itu yang berhubungan dengan dunia industri, pekembangan penduduk, kemajuan teknologi maupun kegiatan ekonomi hampir bisa dipastikan akan menghasilkan limbah. Keadaan ini lambat laun akan menyebabkan penumpukan limbah yang berakibat munculnya dampak negative bagi kehidupan. Oleh karenanya dibutuhkan standar tertentu untuk mengeliminir jumlah buangan limbah terhadap lingkungan, yang kemudian dikenal dengan istilah Baku Mutu Lingkungan (BML).
                Pengertian baku mutu lingkungan
Adapun pengertian baku mutu lingkungan adalah batas /kadar maksimum suatu zat atau komponen dari kegiatan manusia atau proses alam yang diperbolehkan berada pada suatu lingkungan agar tidak menimbulkan dampak negative. Dasar hukum baku mutu lingkungan terdapat dalam UU No.4 Thn 1982 pasal 15 yang berbunyi sebagai berikut: “ Perlindungan lingkungan hidup dilakukan berdasarkan baku mutu lingkungan yang diatur dengan peraturan perundang-undangan”.
                Fungsi Baku Mutu Lingkungan
Adapun fungsi dari Baku Mutu Lingkungan diantaranya :
·         Indikator/ petunjuk yang menyatakan bahwa suatu lingkungan tercemar
·         Hubungan BML terhadap nilai ambang batas yakni batas daya dukung , daya toleransi atau kemampuan lingkungan.
·         Lingkungan yang tercemar jika kondisi suatu lingkungan telah melewati nilai ambang batas yang telah ditentukan
·         Sebagai penilai bahwa lingkungan telah mengalami pencemaran.

Sistem Baku Mutu Lingkungan
Sistem baku mutu lingkungan (SBML) dipergunakan sebagal instrumen untuk mengetahui apakah telah terjadi pencemaran dari suatu kegiatan industri. SBML sendiri secara umum dibagi menjadi dua :
Effluent Standard, merupakan kadar maksimum limbah yang diperbolehkan untuk dibuang ke suatu lingkungan.
Stream Standard, merupakan batas kadar untuk sumberdaya tertentu, seperti Sungai, danau, atau bendungan.
 Sedangkan kadar yang ditetapkan disesuaikan dengan peruntukanya.
Hubungan Limbah Dengan Baku Mutu Lingkungan


Read More »

Popular Posts