Showing posts with label cerpen. Show all posts
Showing posts with label cerpen. Show all posts

KISAH WANITA SOLEHAH YANG TAAT IBADAH MASUK NERAKA KARENA AIR WUDHU.




Sang pencipta sudah menggariskan jalan hidup setiap umatnya. Segala urusan rezeki dan umur telah diatur oleh-Nya. Manusia di tugaskan untuk menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

Setiap umat memeliki perbedaan dengan manusia satu sama lainnya, perbedaan tersebut merupakan kuasa Allah yang diberikan kepada umatnya.


Tak terbayang jika manusia sama percis, bagaimana kita membedakannya saat mengenal maupun memanggil namanya.

Berikut ada sebuat cerita tentang dua orang dengan kondisi yang kontras: seseorang laki-laki kaya raya dan seorang perempuan papa. Dalam kesehariannyapun mereka terlihat sangat berbeda satu sama lainnya. Laki-laki tersebut hidupnya lumayan sangat padat oleh kesibukan duniawi, sementara itu perempuan dengan keadaan yang miskin itu justru menghabiskan waktunya untuk beribadah.

Atas kesungguhan dan keuletan laki-laki tersebut sehingga membawanya ke keekonomian yang diidamkan oleh setiap insane di bumi ini. Namun kekayaannya tak ia nikmati sendiri. Kekayaan tersebut dinikmatinya bersama keluarganya yang ia tanggung, sehingga keluarganya merasakan dampak ketercukupan karena jerih payahnya. Laki-laki ini memang sedang bekerja untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dan pendidikan anak-anaknya.

Nasih lain dialami wanita miskin, para tetangganya mengetahui bahwa di rumah wanita miskin ini tidak ada satupun harta yang ia milikinya. Kecuali bejana yang berisi air wudhu di dalammnya, ya. Bagi wanita taat ini, mempunyai persediaan air wudhu menjadi kekayaan yang paling membanggakan, walaupun keadaan sedang pas-pasan. Bukankan kesucian membuat ibadah kita diterima dan juga membuat khidmat untuk para pelakunya. Juga balasan nanti di akhirat yang lebih besar di bandingkan dengan balasan duniawi yang sedang kita lalui ini.

Syekh Abdul Wahhab Asy-Sya’rani dalam kitab al-Minahus Saniyyah mengisahkan , suatu ketika ada seorang yang mengambil wudhu dari bejana milik wanita itu. Melihat hal itu membuat si wanita berbisik dalam hati, “kalau air itu habis, lalu bagaimana aku akan berwudhu untuk menunaikan sembahyang sunnah nanti malam?”

Apa yang tampak secara lahir tidak slalu menunjukan keadaan yang sebenarnya terjadi. Kemudian diceritakan, setelah meninggal dunia, keadaan keduanya sangat berbeda. Diceritakan sang lelaki yang kaya raya itu pada akhirnya dapat menikmati keindahannya surga, sedangkan si wanita miskin itu yang taat beribadah justru dimasukan ke Neraka. Lalu apa penyebabnya sehingga wanita tadi bisa masuk neraka.?

Lelaki yang kaya raya tersebut mendapatkan kemulyaan atas sikap zuhudnya dari gemerlap duniawi. Kekayaan yang melimpah yang ia miliki tak lantas membuatnya larut dalam kemewahan, cinta dunia, serta kebakhilan. Apa yang dimilikinya semata untuk kebutuhan hidup, yang bertujuan untuk menunnjang mencari ridho Allah.

Pandangan hidup seperti ini tak dimiliki oleh perempuan. Hidupnya yang serba kekurangan justru menjerumuskan hatinya pada cinta kebendaan. Buktinya, ia tak mampu merelakan orang lain berwudhu dengan airnya, meski dengan alasan untuk beribadah. Ketidakikhlasannya adalah petunjuk bahwa ia miskin bukan karena terlepas dari cinta kebendaan melainkan “dipaksa” oleh keadaan.

Syekh Abdul Wahhab Asy-Sya’rani menjelaskan dalam kitab yang sama bahwa zuhud adalah meninggalkan kecenderungan hati pada kesenangan duniawi, tapi tapi bukan berarti mengosongkan tangab dari harta sama sekali. Dalam intinya kita merengkuh harta bukan semata-mata untuk kesenangan diri melainkan untuk memenuhi kadar kebutuhan dan memaksimalkan keadaan untuk beribadah kepada-Nya.

Nasihat ulama sufi ini juga berlaku kebalikannya. Untuk cinta dunia, seseorang tak mesti menjadi kaya raya terdahulu. Karena zuhud berhubungan dengan hati, dengan berurusan langsung dengan alam bendawi.


Read More »

Obsessed


"Rey, kamu gak mungkin dapetin Pevi. Percaya deh sama aku ! Lagian, selama ini kamu yakin yang ngebales sms kamu itu Pevi? Kamu gak takut itu cuma jebakan orang yang mau jailin kamu aja?"


Malam itu, aku meyakinkan Rey, sahabatku yang nekat menyatakan cintanya kepada Pevi, cewek tercantik di kampus. Dan besok Rey janji bertemu dia di taman. Di sana Rey akan menyatakan perasaannya.


“Nit, aku yakin itu dia. Dan besok dia gak mungkin nolak aku.”  ucapnya sangat yakin.


“Jadi kamu yakin besok mau ke taman?” tanyaku.


“Yakinlah, Nit !”




-- o --


Aku duduk santai  di sofa dengan sebuah toples di pelukanku. Kedua tanganku masih penuh darah. Ada juga pisau dan garpu kotor kemerahan yang belum sempat aku bersihkan tergeletak di meja.  Aku menatap lekat ke layar tv yang menayangkan sebuah berita.


“Pemirsa, di sebuah taman ditemukan sesosok mayat pria yang diduga telah dibunuh dengan cara yang sadis, pelaku diduga mengambil kedua bola mata dan organ hati korban. Sampai saat ini polisi belum bisa menangkap siapa pelakunya.”


Mataku kemudian berkaca-kaca. Ada rasa takut bercampur lega. Kemuadian aku memandang toples yang ada di pelukanku.


“Rey, matamu hanya akan melihatku, dan hatimu sekarang hanya untukku, bukan Pevi atau yang lain.”




Bandung, 12 Februari 2014



#FF161Kata untuk @bookaholicfund
Read More »

MULAN KUNDANG part 2 #ceritaNGACO #SukaSukaGue

cerita sebelumnya, Mulan menuduh Tuminah yang mengirim kan surat kontak jodoh dan memakai identitas Mulan.

“Iya, Karmin. Tuminahlah yang menulis surat untukmu memakai namaku. Sebenarnya, sudah lama dia menyukaimu.” Karang Mulan.

“Apa benar begitu, Tum?” Karmin bertanya pada Tuminah.

Karena Tuminah kaget dan otaknya agak lemot. Tuminah pun meng-iya-kan pertanyaan Karmin. Tanpa mengerti topic pembicaraan yang Mulan dan Karmin maksud.

Hati Karmin sedikit terobati. Wajahnya mulai sumringah kembali. Dan Mulan, dia akhirnya merasa lega. Dapat terhindar dari Karmin.

Mulan pun meninggalkan Karmin dan Tuminah di tepi pantai berduaan. Mulan pulang dengan hati kecewa karena Alexander tidak menerima suratnya.

Sesampainya di rumah, Mulan menceritakan semua kejadian hari itu kepada ibunya. Ibunya hanya memberi nasihat :
“Mulan anakku, kamu itu terlalu ambisius, Nak. Alexander itu anak orang kaya. Kalaupun dia juga menyukaimu. Itu akan mempersuram statusiasi keluarga mereka. Ibu takut terjadi kudeta pada konspirasi kemakmuran keluarga kita.”

Mulan sepertinya tidak mendengarkan nasihat ibunya itu. Di dalam kepalanya, dia hanya memikirkan bagaimana cara agar Alexander menjadi miliknya.

“Ibu, aku ingin pergi ke pulau seberang, Bu. Apakah Ibu mengizinkan aku?” Tanya mulan tiba-tiba.

“untuk apa, Mulan?”

“Aku ingin menemui Alexander, Bu. Aku yakin, saat dia melihatku, dia akan terpesona pada kecantikanku” Mulan sangat percaya diri.

“Tapi Mulan.. laki-laki yang menyukaimu banyak, pilihlah satu di antara mereka.”

“Tidak, Bu. Aku ingin Alexander.”

Akhirnya ibu nya pun mengizinkan Mulan untuk pergi ke pulau seberang. Karena Ibunya tau, Mulan anaknya keras kepala. Jika dia ingin sesuatu. Dia harus mendapatkannya.

Besoknya, Mulan pergi ke pulau seberang. Dengan berat hati, sang ibu membiarkan Mulan pergi. Sebernanya ibunya takut sejarah terulang kembali. Saat dia mengizinkan Malin kakak Mulan merantau dan kembali menjadi seorang anak durhaka. Tetapi dia percaya Mulan tidak akan seperti kakaknya.

Begitu sampai di pulau seberang, dia langsung berkeliling mencari rumah Alexander. Mulan berhenti di suatu rumah yang sedang mengadakan acara pernikahan. Dia melihat Karmin. Dan menghampiri Karmin.

“Mulan, sedang apa kamu disini? Kamu di undang?” Tanya Karmin

“Karmin, pernikahan siapa ini?” Balik bertanya pada Karmin

“ini pernikahan …..”


Read More »

MULAN KUNDANG part 1 #ceritaNGACO #SukaSukaGue

Mulan Kundang adalah adik dari Malin Kundang yang di kutuk menjadi batu oleh ibunya.  Dulu saat kakaknya dikutuk menjadi batu, Mulan belum lahir. Setelah 100 tahun kemudian,  barulah Mulan lahir. Lalu, berapa usia ibunya sekarang? Oke, jangan dibahas.

Mulan tumbuh menjadi anak yang cantik, pintar, ramah dan pandai bergaul. Meskipun dia bukan anggota girlband -yang memang pada masa itu belum ada-, dia mempunyai banyak fans atau penggemar. Bahkan para penggemarnya itu menamai diri mereka Mulanisti. Entah apa maksud mereka, gue juga gak tau. Yang pasti Mulan itu sangat popular di pulaunya.

Suatu hari, Mulan bertemu dengan seorang pemuda. Mereka bertemu di tepi pantai. Sebenarnya, mereka berkenalan lewat Social Network. Bukan, bukan Facebook atau Twitter. Social Network yang dimaksud adalah surat menyurat atau surat kontak jodoh. Cara nya begini : pertama, kita tulis surat tentang identitas diri kita, seperti nama, alamat, makes, mikes, agama, hobi, cita-cita  dan motivasi kita menulis surat kaleng/botol  itu. Kedua, masukkan surat itu kedalam botol (khusus laki-laki) atau kaleng (khusus perempuan).  Terakhir, hanyutkan  ke laut. Ini serius. Surat dalam botol itu di buang ke laut agar bisa sampai ke pulau sebelah. Oh iya,  sedikit tips, gunakan botol atau kaleng yang bagus agar menarik perhatian.

Sebelum mereka bertemu, mulan menulis surat. Pada suratnya Mulan menulis :

“Surat ini ditujukan kepada Alexander couo keche.  Dari :
  Nama : Mulan Kundang nax Phulaw Chindta
  Alamat : Pulau Cinta
  Makes :  Hamburger, Spagethi
  Mikes: Fanta, Coca Cola
  Agama : 100% islam
  Hobby :  Membaca
  Cita-cita : Menjadi Istri Alexander
  Status : Jomblo
  Motivasi : Mencari pendamping hidup

  Aku tunggu balasanmu di tepi pantai pulau cinta”

Lalu surat itu di hanyutkan ke laut, dan Mulan berharap Alexander yang mendapatkan surat itu. Alexander adalah Pria paling popular di pulau sebelah. Selain tampan, dia juga kaya raya.

Saat surat Mulan sampai di tepi pantai pulau seberang, disana ternyata memang ada Alexander yang sedang jalan-jalan di tepi pantai. Tapi rupanya, saat berjalan-jalan di tepi pantai, Alexander tidak sengaja menginjak kaleng yang berisi surat Mulan sehingga kalengnya menjadi gepeng dan jelek. Bukannya mengambil dan melihat isinya, Alexander malah menendang surat kaleng itu hingga surat itu terpental kearah Karmin. Alhasil, kepala Karmin pun benjol dan Alexander buru-buru kabur.

Karmin mengambil kaleng itu, lalu dia melihat apakah kaleng itu ada suratnya atau tidak. Aha ! ternyata ada. Tapi, Karmin tidak cepat senang. Dia masih was-was. Karena kaleng itu jelek, siapa tau pengirimnya juga……… Karmin pun segera mengeluarkan surat di dalam kaleng itu lalu membacanya.

Setelah mengetahui bahwa surat itu dari Mulan yang cantik. Dia sangat kegirangan. Saking senangnya dia  joget cesar di lanjutkan dengan Harlem Shake.  *laaah?* #biarin #sukasukague

Dia pun cepat-cepat pulang ke rumahnya, ingin segera membalas surat dari Mulan. Sesampainya dirumah, Karmin segera mencari ayamnya. Kenapa ayam? Karena pada masa itu belum di temukan pulpen atau pensil  #cerintanya. Jadi memakai bulu ayam yang di celupkan ke dalam tinta.  Saat akan menulis surat, dia baru ingat kalau ternyata dia buta huruf dan tidak bisa menulis . Pantas saja, dia tidak ngeuh kalau surat itu ditujukan untuk Alexander. *terus dari mana dia bisa membaca surat itu, dan mengetahui itu dari mulan?* #jangandipikirin #bodoamat  #sukasukague. Akhirnya, dia memutuskan untuk menemui Mulan secara langsung. Lalu dia bergegas pergi  lalu membawa ayamnya dan berpamitan kepada orang tuanya.

Di tepi pantai, Mulan sudah menunggu. Dia di temani temannya yang bernama Tuminah. Mulan mengira Alexander lah yang menerima surat dari nya. Sehingga dia sudah membayangkan masa depannya besama Alexander, pacaran  dengan Alexander,  lalu menikah, lalu menguasai harta kekayaannya HA HA HA *Ketawa Setan*

Khayalannya pun memudar seketika melihat kearah laut. Dia melihat ada seorang pemuda yang sedang mendayung perahu. ‘Itu pasti Alexander’ pikir Mulan. Hatinya langsung berbunga-bunga.  Terlihat pemuda itu melambai-lambaikan tangan. Mulan pun membalas dengan lambaian tangan dan meloncat kegirangan.


Read More »

Lelaki Sejati Itu Seperti Apa???


1.  Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari bahunya yang kekar, tetapi dari kasih sayangnya pada orang di sekitarnya...

2. Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari suaranya yang lantang, tetapi dari kelembutannya mengatakan kebenaran.....

3. Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari jumlah sahabat disekitarnya, tetapi dari sikap bersahabatnya pada generasi muda bangsa ...

4. Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari bagaimana diadi hormati ditempat bekerja, tetapi bagaimana dia dihormati di dalam rumah...

5.Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari kerasnya pukulan, tetapi dari sikap bijaknya memahami persoalan...

6. Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari dadanya yang bidang, tetapi dari hati yang ada dibalik itu...

7. Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari banyaknya wanita yang memuja, tetapi komitmennya terhadap wanitayang dicintainya...

8.Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari jumlah barbel yang dibebankan, tetapi dari tabahnya dia menghadapi lika-liku kehidupan...

9. Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari kerasnya membaca kitab suci, tetapi dari konsistennya diamenjalankan apa yang ia baca...

LELAKI YANG BAIK MENGETAHUI KAPAN DIA HARUS MELAWAN DAN KAPAN DIA HARUS MENGALAH
Read More »

Pacaran.. superrr lebbaayyy


Bismillahirrahmanirrahiim ...jangan bosen baca ya, meski ini bacaan ringan, tapi insya allah isinya berbobot ^_^
dengan bahasa yg renyah, ga suntuk, diolah dengan bahasa sendiri yang mudah difahami :)

postingan kali ini judulnya pacaran, superrr lebayyy,,
hehehe.. mau nyengir dulu aahh.. :D
pernah perhatiin ga pacaran jaman sekarang..
atau bukan hanya merhatiin
tapi jangan2 pernah ngalamin juga lagi.. hehe. :p
mulai dari panggilan yang lebay.. belom nikah udah kok panggil mamah papah, abi umi, *ngekkk ah...gubraaks..*
giliran putus pada manggil "si brengsek", si kurang ajar, atau apalah mungkin bahasa binatang juga keluar.., :D
bicara sama pacar Subhanallah, lembuuuut banget kata2nya,
tapi ketika bicara sama ibu, ada yang kasar, kadang bentak2.. naudzubillah.. (tapi percanten da, ka nu bageur mah moal kitu nyak,pamali..ka ibu rama mah kedah patuh ^_^)

ditambah perhatian yang lebay..
"hay.. agi ngapz" ,,, "aquh agi alu angun bubu, amu udah maem blom, jangan lupa mamz yack,, nti amu caakiitt agi".. *guubbrraakkss.. leebbayy*
dengan gaya bahasa yg lebe itu lho, manja, pura" cadel, beuh ga nahan deh, kalau ketemu tak sentil dah, diciwitt.. gemesss.. gemesss.. :D
jujur saya ga ngerti bahasa sms nak zaman sekarang,
ah dasar anak ABG ieuh, Anak Baru Gendeng,hehe.. Gaul cenah eta teh, anyway tau ga Gaul itu apa? GAya Urang Leuweung. hehe peace..

dikit-dikit ingetin makan.. kalau telat dikit.. khawatir sakit..
kalau cape dikit, khawatir dia sakit...
emngnya pernah denger ya kalau orang ga makan bentar ja bisa mati..?.. heellooww.. liat ibu kita tiap hari nyiapin makanan untuk kita, tp jarang sekali beliau yang makan duluan..
atau ayah kita yang tiap hari kerja sampai lupa makan.. tapi masih tetep baik-baik aja kan..?

tapi pernah ga kamu perhatian pada ibumu untuk makan?
lha, kalau ke pacarnya : "ayang dah makan lum?"
tapi kalau ibu yg laper kita cuekin aja, beliin baso kek atau apa gitu biar ibumu senang
(wah ngomongin baso jadi laper.. makanya jangan pacar mulu yg ditraktir, aku jg mau ..hehe)
pacar ultah kau kasih kado spesial, tapi ketika ibumu ultah kamu ngasih apa hayoo? Bodo Amat atau bahkan ga hafal ulangtahunnya kapan. ya kariimm.. tobat,,,

belum lagi kalau udah pacaran keliatan noraknya.. jalan2 ke mall pakai baju yang sama, warna yang sama juga.. tulisannya " I love You"... *iiddiihh.. anak TK dari mana itu, bajunya kembaran.. :D
trruuss... kalau lagi malem minggu,,
si cewe : "nanti malem kita mau kemana yank.."..
si cowo : "gk kemana2 dulu ya.. aq mau nonton bola"..
si cewe : "jadi kamu lebih mentingin bola.. daripada aq?"..
si cowo : "ya udah aq juga mau ngerjain tugas"..
si cewe : "jadi kamu lebih mentingin tugas daripada aq?"..
si cowo : "ya udah sekarang aq ke rumah kamu"..
si cewe : "jadi.. kamu lebih mentingin rumah aku daripada aku?"..
si cowo : "aaarrrgggg".. lho kok, hehe..

padahal kalau udah nikah.. mau nonton bola bareng jga bisa.
mau ngerjain tugas bareng juga bisa..
pergi keluar bareng juga bisa...
eeiittss.. ada yg bilang "aahhh nga jga kok.. ga perlu nikah juga bisa begitu kok"...
iyaa bisa.. bisa dosa.. :Dhmm,, Saya jadi ingin menertawakan yg pacaran, (maksudnya, aktivitasnya itu lho, buka orangnya :D)
yang begini nih, prioritas anak SMP, SMA, bahkan nak segede menel, masih bau kencur jg ikut"an udah pacaran.
nah tuh, tanggung jawab lho,, yg dewasanya sih harusnya bisa ngasih contoh yg bener buat ade2nya.

eh, eh tapi tunggu dulu.. kayanya ada yg mau bela diri nih. ada yg protes : "ahh.. aq pacaran ga kayak gitu kok,,
tergantung orang yg jalaninnya.
pacaran aq islami.. ingetin shalat, ingetin ngaji, ingetin kebaikan, untuk dakwah, dsb"..
eheem... tapi kamu pernah ingetin ga,, kalau pacaran sebelum nikah itu dosa? ^^ hehe..
Oke, memang.. saling mengingatkan ibadah n kebaikan itu bagus, itu memang kewajiban sesama muslim untuk amar ma'ruf , nahi munkar.

Tapi, coba deh lets check, sadar ga sih, itu artinya ibadah qt ga ikhlas, bukan semata2 karna allah, tp karna si DIA.(wallahu alam).
secara tak sengaja itu termasuk riya. namun kita tak menyadarinya.
tiap detik, menit, jam, hari, pikirannya dipenuhi all about him.
malah yg ada ibadah pun karna ingin terlihat sholeh oleh si DIA.(jawabannya ada pd dirimu sendiri)
Saya jadi mau tahu deh…

Pacaran islami itu yg gimana coba….??
Yang kalau nulis surat cinta pakai kalimat2 toyyibah..??
Yang kalau bicara sama pacar pakai bahasa arab?
Yang mengatakan istilah ‘apel’ menjadi ‘menjalin silaturahmi’ ..??
Yang ngajakin yayangnya ke pengajian..??
Yang katanya boncengan motor tp ga pegangan..??
Yang ngakunya cuma saudara atau ‘kakak adek’..?? weleh.. weleh..
atau pacaran yg ga pernah ketemuan tapi, sms ga pernah kelewat,
ketemunya di alam mimpi atau meski raga tak bertemu tapi hati tetep bertemu..

ehemm,, apa itu ga termasuk zina hati namanya, saudaraku.. ( wallahu a'lam), DIA yg maha tau isi hati manusia.
saudaraku.. jangan kau biarkan setan menertawakanmu,
jangan mau dijebak oleh perangkap setan, keliatannya baik tapi sebenarnya menjerumuskan.
Sudahlah sahabat2ku… tinggalkanlah segala yg melalaikan
terutama untuk ade2ku, saudara semuslimku yg masih di bangku sekolah, masih berkewajiban untuk menuntut ilmu, fokuslah untuk mengejar cita2 dan raihlah cinta Allah yg paling agung.

Utamakan cinta pd Allah.
Allah dulu, Allah dulu, Allah lagi, Allah terus...kan gitu kata ust. yusuf mansyur juga :)

andai kalian tahu bahwa cinta pada Allah itu lebih indah melebihi apapun.
tidakkah kau mau berlomba2 dengan muslim yg lainnya untuk meraih cinta dari Allah?
janganlah tergoda oleh mata pecinta dunia, dunia ini hanya tipuan
hidup yang sesungguhnya adalah nanti di akhirat.
Saya sayang kalian semua, karena itu kumenasehati dengan setulus hati, gak minta imbalan apa2 kok, Saya hanya ingin mengingatkan, tegas dalam kebenaran.
Tetaplah berjalan dalam koridor syariat agar Allah selalu meridhoi langkah kita. Mari perbaiki diri kita, Bukankah wanita-wanita yang baik untuk laki-laki yang baik pula?
yakinlah JODOH akan datang seiring dengan usaha anda mempercantik diri, akhlak, lahir dan batin.

Ambillah dari tulisan ini yg bermanfaat saja dan buanglah yg buruk..!
SEMUA SAYA MAKSUDKAN HANYA UTK MENGAMBIL IBRAH DAN HIKMAHNYA SEMATA.
tak ada maksud kejelekan, hanya ingin mengingatkan, tapi tak mampu memberi hidayah..kecuali Allah..

Read More »

Cinta, Maaf Aku Harus Pergi...

created by @Wikaws - Wita K Fitrian


Ya, semua lelaki, mmm.. mungkin sebagian lelaki memang seperi itu. Tidak peduli, cuek dan egois. Seperti dia. Yang pasti tidak tahu bahwa mataku sembab karena baru saja menangis mendapat pesan singkat darinya yang berisi kata-kata yang tidak pantas di ucapkan seorang pria pd wanita. Dia tak akan tahu bahwa aku tidak makan malam menahan lapar hanya karena terus memikirkannya. Walaupun dia tahu, mungkin dia hanya akan menjawab
"gue ngga nyuruh lo buat ga makan malem, suruh siapa lo ga makan  malem cuma buat mikirin gue?"
Dia memang pria yang kasar. Sekarang. Dulu, dia tidak seperti itu. Dia baik, kalem, penyabar dan pasti sopan dan menghormati wanita. Tapi, sejak orangtuanya bercerai satu tahun yang lalu. dia tiba-tiba berubah. Entah kenapa, sikapnya pun padaku semakin hari semakin kasar. Dia sering membentak, menghardik, mencaciku habis-habisan jika aku melakuan kesalahan yang sepele seperti telat membalas sms, tidak mengangkat telepon, dan hal-hal kecil lainnya yang sering di bersar-besarkan olehnya. Sebenarnya dia sudah berkal-kali memutuskan hubungan kami, tapi aku selalu mencoba untuk mempertahankannya. Aku merasa sayang, jika harus mengakhiri hubungan yang telah kami bina selama 5 tahun ini kandas karena hal sepele yang seharusnya tidak usah di permasalahkan. Kini, dia sering tidak mempedulikan aku. Dia sering mengajak teman perempuannya yang lain untuk jalan-jalan. Terkadang hatiku merasa sakit. Perempuan mana  yang rela jika pria yang dia cintai bermain dengan wanita lain. Selain dia cukup tampan, dia juga pria yang aktif berorganisasi. Sibuk, dijadikan alasan jika aku mengajaknya berjalan-jalan atau hanya sekedar menemaniku pergi ke toko buku.
"gue sibuk !"  jawabnya begitu singkat.
Aku hanya bisa mengalah. Aku juga memang tidak tahan lagi memertahankan hubungan ini.
Jika ibunya tidak pernah datang kepadaku dan wanti-wanti agar aku tidak boleh putus dengannya,aku sudah akan meninggalkannya.
"Tolong jaga dia, tante mohon banget sama kamu ! dia memang sedikit berubah. tapi di dalam hatinya masih tetap dia yang dulu dan cuma kamu yang mengisi hatinya. Dia berubah seperi  itu hanya untuk  menutupi kesedihannya atas masalah keluarga yang menimpanya. Jadi, tante mohon sama kamu, jaga dia. Buat dia menjadi seperti dulu lagi. ya?"
Mendengar ucapan ibunya itu, aku menjadi mengerti, bahwa dia hanya berpura-pura tegar dan tidak peduli hanya untuk menutupi kesedihannya.
"kamu kenapa sih? semakin hari kamu semakin kasar sama aku, sering marah-marah karena hal yang sepele. Kemana kamuu yang dulu? kamu yang selalu menghormati dan menghargai wanita. aku masih terus berharap kamu bisa berubah."
Aku sering menasehatinya seperti itu. Tapi dia tidak pernah mendengarkanku.  Nasehatku dianggapnya angin lalu. Begitulah dia yang sekarang. Sudah beberapa hari, aku jarang melihatnya di kampus. Sudah kucari ke tempat biasa dia berkumpul dengan teman-temannya, tapi tidak ada. Aku mulai khawatir. Dia juga tidak membalas sms ku dan nomor telponnya pun tidak aktif. Aku takut terjadi sesuatu padanya. Aku telpon ke telpon rumahnya pun tidak pernah di jawab. Aku semakin penasaran. Pulang kuliah, aku menyambangi rumahnya. Sepi. Tidak ada tanda-tanda ada orang di rumah. Mobil ibunya pun yang sering di parkir di garasi tidak ada.
Kemana dia pergi?Aapakah tidak terjadi apa-apa padanya? Cemas dan gelisah bercampur menjadi satu. Aku tidak tahu harus bagaimana. Aku mencoba menghubungi dia terus hingga hari ke 30 setelah dia menghilang. Hingga suatu malam, saat itu aku baru pulang kuliah.
Aku merebahkan tubuhku yang lelah karena serangkaian aktifitasku hari itu. Handphone-ku sedang ku genggam. Aku cek, ternyata ada banyak pesan masuk. Kulihat satu persatu. Ternyata itu dari teman-temanku yang mengucapkan  selamat ulang tahun untukku yang berusia genap 20 tahun. Aku malas membaca pesannya satu persatu. Karena aku tahu isinya pasti sama. Aku melempar handphone-ku hingga terlempar sampai ke lantai. Aku kaget karena tidak sengaja melemparnyaa terlalu keras. Saat aku berniat mengambilnya, tiba-tiba, handphone-ku berdering. Kulihat ada sms masuk. Awalnya aku mengira itu dari temanku juga yang ingin mengucapkan selamat ulang tahun. Setelah ku buka, itu dari nomor yang tidak terdaftar di buku teleponku. Setelah aku membacanya, aku begitu kaget.
"selamat ulang tahun kekasihku, aku selalu mendoakan yang terbaik untukmu. pulang kuliah, datang ke rumah ya. :) -pacarmu-"
Membaca pesan singkat itu, hatiku menjadi berdebar tak menentu. Darahku mengalir dengan cepat. Dadaku penuh sesak hingga aku sulit untuk bernafas. Tak terasa air mata menetes membasahi pipiku.Aaku terharu, setelah sekian lama dia hanya mengirimi sms yang berisi makian padaku dan hingga dia menghilang begitu saja. Akhirnya di hari ulang tahunku, dia mengirimiku kata-kata yang membuatku menangis bahagia. Walau kata-katanya tidak puitis dan tidak romantis, tapi aku melihat dari untaian kata-kata itu bahwa dia telah kembali.
Dia bahkan mengundangku datang ke rumahnya. Semalaman itu aku tidak bisa tidur memikirkan pakaian mana yang harus aku pakai untuk pergi ke rumahnya.
Keesokkan harinya, sepulang kuliah aku langsung melesat ke rumahnya. Dengan pakaian dan dandanan simple. Dia memang pernah melarangku untuk berdandan berlebihan. Aku ketuk pintu. Tapi tidak terbuka. Aku coba membunyikan bel. Tetapi tidak ada jawaban juga. Aku berinisiatif menelpon nomornya semalam. Tetapi tdak aktif. Aku berfikir, jangan-jangan dia membohongiku lagi. dasar!!
Aku pun membalikkan badan dan berniat untuk pulang. Tapi,tiba-tiba pintu terbuka. Ternyata itu ibunya.
"eh kamu. ayo masuk !"
Aku lega, ternyta dia tidak membohongiku.
"maaf ya agak lama, barusan tante ada telpon penting dulu."
"iya ngga apa-apa tante."
Ibunya selalu menyambut ramah jika aku datang kerumahnya. Tapi, berbeda hari ini walapun dia tersenyum ceria, seperti ada sesuatu yang aneh. Matanya sembab seperti habis menangis.
"selamat ulang tahun ya, semoga kamu selau sehat, dan apapun yang kamu inginkan dapat tercapai. ini kado kecil dari tante." ucapnya sambil menyodorkan kado yang tidak terlalu besar.
"terimakasih ya tante, aduh jadi ngerepotin."
"ah tidak aa-apa ini tidak seberapa dengan pegorbanan kamu selama ini menjaga..........."
Melihat aku tidak terlalu memperhatikannya yang berbicara dan sibuk melihat sekeliling. Sepertinya tante tau siapa yang sedang aku cari.
"mmm.. yasudah tante panggilkan dulu. tunggu sebentar ya." ucap tante sambil berlalu meninggalkan aku.
Aku hanya sendiri di ruangan itu. Ruangan penuh foto. Aku beranjak dari sofa dan melihat-lihat setiap bingkai foto di ruangan itu. Aku terheran ketika melihat foto dia sedang duduk di kursi roda dengan kepala plontos. Aku jadi teringat dulu, dia pernah mengatakan padaku bahwa dia tidak suka rambutnya di pangkas habis alias dibotakkin. Aku mendengar suara derap kaki tante yang berjalan menuju arahku. Aku ingin bertanya tentang foto itu.
"tante, ini foto siap......."
Aku terkejut ketika membalikkan badan, tante sedang dalam posisi di belakang kursi roda. Mendorong orang yang duduk di kursi roda itu. Yang ternyata adalah dia. Orang yang tiba-tiba menghilang dan tiba-tiba mengirim sms ucapan selamat ulang tahun kepadaku dan menyuruhku datang kerumahnya. Aku tidak sengaja menjatuhkan bingkai foto ke lantai hingga kacanya pecah. Tanpa berkata apapun aku menjongkokkan badan mengambil pecahan kaca tanpa menoleh padanya sedikit pun. Tak terasa air mata pun menetes. Sepertinya dia dan ibunya melihatku menangis.
Tante pun ikut menangis dan meninggalkan kami di ruangan itu berdua. Aku terus mengambil serpihan kaca itu hingga tak terasa tanganku terluka dan mengeluarkan darah. Melihatku begitu, dia menghampiriku dengan mendorong kursi rodanya sendiri. Lalu dia menggenggaam tanganku.
"sudahlah!"
Tapi aku melepas genggamannya dengan paksa. aku tidak mempedulikannya. aku kembali mengambil serpihan kaca itu.
"please.. aku mohon!" ucapnya lirih.
"kenapa? kenapa kamu memperlakukan aku kaya gini? apa salah aku? aku selalu sabar menghadapi kamu dan semua perlakuan kamu. tapi kenapa balasannya seperti ini. kenapa?"
"maafkin aku.. aku memang keterlaluan selama ini. aku memang pengecut. aku..."
"cukup.. aku ngga butuh permintaan maaf kamu."
Aku bingung, rasanya aku ingin meledak. Sesak. Tapi aku juga ingin memeluknya. Aku rindu tatapan hangatnya. tapi aku juga ingin marah. Aku beranjak dan berniat meninggalkan rumah itu. Tapi sekali lagi tangannya menggenggam tanganku dan menahanku untuk tidak pergi.
"please, aku mohon denger penjelasan aku dulu." dia memohon dengan nada suara yang lirih dan terasa melukai hatiku. Aku melihat tante yang berdiri di balik pintu wajahnya seperti meyakinkan aku agar mendengar penjelasannya dulu. Aku pun diam dan berdiri di tempatku. Dia pun mendekatkan rodanya kearahku. Lalu dia membalutkan sapu tangannya pada luka di tanganku.
"aku.. menderita penyakit... leukimia.... stadium 4"
Walapun suaranya tersendat, tapi itu cukup jelas ditelingaku. Bahkan terlalu jelas hingga aku tercengang dan tak dapat berkata apa-apa. Aku seperti membeku. Ucapannya seperti membiusku. Entah berapa ratus tetes air mata yang membasahi pipi dan bajuku. Aku tiba-tiba lemas dan menjatuhkan diri pada sofa di sampingku. Aku perlahan menatapnya. Aku pun memeluknya dengan erat. Air mataku pun membanjiri bahunya. Aku menangis sekencang mungkin.
"maafin aku, aku ga tau kalau keadaan kamu kaya gini... maafin aku..." ucapku sambil menangis.
"sudah...sudahlah... jangan menangis. aku ngga mau liat kamu nangis sayang." dia menghapus air mataku. Aku pun merakasan kembali kehangatan dia yang sempat hilang. Kemarin tatapannya sangar dan menyeramkan, tapi kini dia menatapku dengan penuh kasih sayang.
"lalu, gimana keadaan kamu sekarang?"
"udahlah, aku ngga mau ngebahas masalah penyakitku. aku kan ngundang kamu kesini buat ngerayain ulang tahun kamu."
"tapi aku pengen tau keadaan kamu sekarang..!" suaraku memohon
"kata dokter, keadaan aku mulai membaik kok, soalnya aku ikut chemotheraphy. udah dong, kamu jangan nangis terus, jangan marahin aku terus."
"gimana aku bisa diem aja kalau orang yang aku sayang, lagi berhadapan sama maut. kamu juga pasti ngerti kan perasaan aku."
"hey, aku bukannya ga ngerti perasaan kamu, tapi aku ga mau kamu nangisin aku. aku udah terlalu sering buat kamu nangis. aku tau kok, kamu sering nangis gara-gara ucapanku. maaf ya.. yaudah sekarang kamu jangan nangis lagi.." Ucapannya menenangkanku. walaupun air mata masih menggenangi mataku. Ya ampun, ternyata dia tahu bahwa aku sering menangis karena memikirkannya. Dan selama ini pula, dia berjuang sendirian melawan penyakitnya dan berusaha menyembunyikannya dariku agar aku tidak sedih. Berarti selama ini, dia bersikap kasar agar aku mau meninggalkannya. Dasar !!
Dia mengambil gitar, lalu dia menyanyikan lagu Happy BirthDay untukku.
"sayang, aku punya hadiah buat kamu."
Lalu dia mengeluarkan sebuah kotak kecil yang entah apa isinya. Dia memberikannya padaku.dan setelah kubuka, ternyata isinya kalung. Kalung yang indah. Dia memakaikannya di leherku.
"makasih ya, tapi buat aku, ketemu sama kamu dan ngeliat kamu kembali kaya dulu lagi, itu udah berharga banget buat aku."
Kemudian, dia mengajakku makan malam. Hari ini, aku merasa sangat bahagia. Melihatnya kembali seperi dulu. Walaupun ternyata kenyataan pahit  yang harus aku bayar atas semua itu adalah dia menderita penyakit leukimia.
Aku kini terbaring di kamarku,menangis kembali ketika ku ingat kata-katanya saat dia bilang bahwa dia menderita penyakit. Sakit sekali rasanya.
Beberapa hari setelah hari bahagia itu, dia kembali menghilang. Berkali-kali aku datang ke rumahnya. Tapi tak ada siapa-siapa disana. Ternyata dia melakukannya lagi,benar-benar khawatir. Aku takut penyakitnya kambuh lagi. Tapi aku jg bingung. Tak ada yang bisa ku hubungi. Setelah beberapa hari kemudian, pagi-pagi sekali aku mendapat telpon. Ternyata itu dari tante.
"Hallo, tante..?"
"kamu bisa ke rumah tante sekarang? tante tunggu ya.."
Telpon langsung di tutup. Ada apa sebenarnya? tidak biasanya tante buru-buru menutup telpon seperti itu. Tanpa berfikir panjang, aku langsung pergi ke rumah dia.
Sesampainya disana, pintu telah terbuka. Aku masuk tanpa ragu, karena aku sangat khawatir.
"tante....tante... tante dimana?" aku memanggil tante.
Saat aku lewat di depan sebuah kamar, kulihat tante sedang duduk di pinggir tempat tidur kamar itu. Kamar itu rapih, bersih dan harum.
"tante, tante ngga apa-apa?" seketika tante menoleh padaku dan langsung menangis di pelukanku. dan itu membuatku panik dan fikiran-fikiran negatif pun membanjiri benakku.
"tante kenapa? mana...." belum sempat aku membereskan pertanyaanku. Tante mencoba tenang walaupun masih tetap menangis.
"Dia sudah pergi....dia sudah tenang di alam sana.. "
Tulang-tulangku terasa lemas. Rasanya tak sanggup menopang tubuh ini. Aku seperti mendengar petir di siang hari. aku terkoyak. Terjatuh ke lantai. Aku tak sanggup lagi. Aku mulai menangis. Menangis kencang, sangat kencang.
"kenapa? kamu jahat ! kenapa kamu ninggalin aku lagi? kamu udah janji bakal sembuh, tapi mana? kamu malah ninggalin aku."  teriakku. Tante mencoba menenangkan aku.
"Saat terakhir kamu kesini, sebenarnya keadaan dia sudah parah. Penyakitnya kambuh lagi. Tapi dia menahannya di depan kamu. Dia ngga mau kamu tambah sedih. Dia ngga mau ngecewain kamu di hari ulang tahun kamu. Sebelum meninggal, dia bilang sama tante. Kalau dia bisa hidup lebih lama lagi kamu bakal jadi perempuan terakhir yang dia pilih. Cuman kamu yang ada di hatinya. Dia sangat sangat mencintai kamu."
Ucapan tante semakin membuatku sedih dan terluka. Ini terasa tak nyata bagiku. Orang yang aku cintai, pergi menninggalkan aku selamanya.


Sekarang aku disampingnya. Disamping batu berulisakan namanya.
"Aku kira, kita bisa bersama selamanya. Aku kira, kamu beneran bakal sembuh. Banyak hal hal yang belum kita lakuin bersama-sama.  Bahkan di saat-saat terakhir kamu, aku ga bisa ada di sisi kamu. Maafin aku...sayang"




"Besok, pasti bertemu"
Siluetmu pun tak ada
"Ya.Pasti besok"
bayanganmu pun tak ada
dan aku pun mulai ragu
kudengar kabarmu
aku terhenyak
mataku menatap pada kekosongan
kakiku berpijak pada kehampaan
Kasih,
kini kau telah pergi
membawa kenangan kita
kau tidak perlu mengucapkan selamat tinggal
aku mengerti
Maaf,
dihari kepergianmu
aku hanya mampu bersimpuh
disamping batu yang terukir namamu
aku selalu mendo'akanmu
selamat jalan,
tenanglah dalam tidur panjangmu

THE END



Read More »

Popular Posts